Friday, August 17, 2018
Beranda > Artikel > 10 Makanan Partner “Flu-Fighter”

10 Makanan Partner “Flu-Fighter”

Salah satu penyakit yang tidak sembuh total sama sekali adalah flu. Meskipun kita sudah sembuh bukan jaminan dimasa akan datang tidak terkena penyakit ini lagi. Flu atau Influensa menyerang dengan tidak memandang apa dan siapa diri kita, dari mulai bayi hingga kakek renta sekalipun bisa terkena penyakit menahun ini. Namun, tahukah kalian penderitaan akibat serangan flu ini dapat di minimalkan penderitaannya dengan jenis-jenis makanan tertentu yang kita konsumsi seperti dilansir dari laman mnn.com. Tentu saja, tidak 100% menjamin anda sembuh total. Akan tetapi, sekurang-kurangnya kita punya suplemen ber-nutrisi dengan sifat sebagai Flu-Fighter. Apa sajakah mereka? Monggo, Silahkan terus baca.

1. Jamur

 

Jamur terkadang diabaikan sebagai makanan kesehatan, namun mereka memiliki dua senjata besar yang Anda butuhkan saat musim flu terjadi: Pertama, Selenium, merupakan zat yang membantu sel darah putih menghasilkan sitokin yang membersihkan penyakit, Kedua, Beta glucan. Beta glucans adalah gula yang ditemukan di dinding sel bakteri, jamur, ragi, ganggang, lumut, dan tumbuhan, seperti gandum. Zat ini berjenis serat anti-mikroba, yang membantu mengaktifkan ‘superhero. ‘sel yang menemukan dan menghancurkan infeksi.

2. Ikan Salmon Tangkapan Liar

 

Dalam sebuah studi baru-baru ini, peserta dengan tingkat vitamin D terendah sekitar 40 persen lebih mungkin terkena infeksi pernafasan dibandingkan dengan mereka yang memiliki tingkat vitamin D yang lebih tinggi. Tingkatkan asupan anda dengan salmon, karena menurut kajian dari Harvard, ikan salmon liar merupakan sumber vitamin D yang baik. Sajian 3,5 ons dapat menyediakan 360 IU, dan beberapa ahli merekomendasikan 800 sampai 1000 IU setiap hari.

3. Bawang Putih Segar

 

Makanan berbau tajam seperti bawang putih bisa melawan penyakit berkat kandungan Phytochemical Allicin, satu senyawa bersifat anti-mikroba. Sebuah penelitian di Inggris menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi suplemen allicin menderita 46 persen lebih sedikit pilek dan pulih lebih cepat dari yang mereka dapatkan. Jadi mulailah Anda memasak dengan bawang putih segar setiap hari – para ahli merekomendasikan dua siung bawang segar dalam sehari.

4. Teh

 

Peneliti di Harvard University menemukan bahwa meminum lima cangkir teh hitam sehari bisa meningkatkan empat kali lipat sistem pertahanan kekebalan tubuh, setelah berlangsung selama dua minggu, mungkin karena kandungan Theanine. Teh juga mengandung katekin, termasuk ECGC, yang berfungsi seperti kru pembersih melawan radikal bebas. Maka disarankan minum satu sampai tiga cangkir teh hitam, hijau atau putih setiap hari.

5. Cokelat Hitam

 

Pakar nutrisi sepakat bahwa cokelat hitam layak mendapat tempat dalam makanan sehat, dan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition mengatakan bahwa hal itu dapat meningkatkan kekebalan tubuh Anda juga. Dosis cokelat tinggi mendukung sel T-helper, yang dapat meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk bertahan melawan infeksi. Manis! Bro and Sis!

6. Yogurt

 

Saluran pencernaan adalah salah satu organ kekebalan tubuh terbesar Anda, jadi keluarkan kuman penyebab penyakit dengan probiotik, temukan makanan fermentasi alami seperti yogurt. Satu porsi sehari akan mampu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh Anda berdasarkan riset dari Universitas Wina di Austria.

7. Kacang Almonds

 

Almond mampu memberikan ketahanan anti-oksidan vitamin E yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh, yang dapat pula mengurangi kemungkinan terkena flu dan melawan infeksi pernapasan. Demikian menurut para peneliti di Tufts University. Anda akan membutuhkan lebih dari satu porsi kacang almond untuk dosis harian Anda, jadi cobalah sereal yang diperkaya dengan biji bunga matahari, lobak hijau dan gandum juga.

8. Tiram Laut

 

Zing (Seng) merupakan zat yang sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh. Zat ini bertingkah seperti mengumpulkan pasukan, atau sel darah putih, digunakan untuk menyerang bakteri dan virus seperti flu. Satu tiram ukuran sedang dapat menyediakan hampir semua zat zing (seng) yang Anda butuhkan selama sehari, sementara mengkonsumsi enam tiram memberikan Anda lebih dari lima kali jumlah yang disarankan.

9. Strawbery

 

Buah ini kaya vitamin C. Mungkin inilah hal pertama yang Anda pikirkan saat Anda merasa pilek, sebenarnya kekuatan pencegahan penyakit dari antioksidan itu masih diperdebatkan. Konon, beberapa penelitian menunjukkan bisa mengurangi intensitas dan durasi pilek dan flu, jadi patut dicoba. Satu cangkir stroberi menyediakan 160 persen kebutuhan harian Anda.

10. Kentang Manis

 

Beta-karotin meningkatkan pertahanan tubuh Anda. Zat ini berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan sel sistem kekebalan tubuh dan membantu menetralkan racun berbahaya. Ubi jalar dan makanan berwarna kekuningan lainnya seperti wortel, squash, labu, kuning telur dan blewah adalah sumber utamanya.

Nah, untuk Anda yang penasaran dan mau mencoba, monggo.. dipersilahkan. Atau punyakah anda pengalaman melawan flu dengan konsumsi makanan tertentu yang tidak ada dalam daftar diatas, silahkan share pengalamannya dan komentarnya. Terima Kasih, Semoga bermanfaat. (MP)

Admin piwan
Hi, semuanya. Saya hanyalah seorang guru biasa yang coba membantu sekolah untuk menampilkan informasi, pengetahuan, dan kegiatan-kegiatan yang memang perlu untuk dipublikasikan. Menyukai bidang internet, grafis, video editing, teknologi, serta teknologi pendidikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *