Menyambut Tahun Ajaran 2025/2026, SMP Negeri 1 Kota Serang akan melaksanakan Ujian Praktik Bahasa Inggris yang berfokus pada kemampuan komunikasi siswa secara nyata. Sejalan dengan Kurikulum Merdeka, ujian kali ini tidak sekadar menguji hafalan tata bahasa, melainkan menerapkan prinsip deep learning di mana siswa dituntut untuk memahami, mengolah, dan menyampaikan informasi menggunakan bahasa mereka sendiri.
Apa saja yang perlu diketahui oleh siswa dan orang tua terkait persiapan ujian ini? Berikut adalah ringkasan informasinya:
1. Tujuan Ujian Praktik Ujian ini bukan sekadar evaluasi nilai, melainkan sarana untuk:
- Mengukur kemampuan lisan siswa dalam menyampaikan makna bahasa Inggris yang runtut dan jelas.
- Melatih kepercayaan diri serta kelancaran berbicara (speaking) di depan umum secara ekspresif.
- Mendorong pembelajaran bermakna (meaningful learning) agar siswa benar-benar mengerti apa yang mereka ucapkan.
2. Bentuk dan Durasi Ujian Siswa akan tampil secara individu (monolog) berhadapan langsung dengan penguji. Durasi maksimal untuk setiap penampilan adalah 3 menit. Siswa ditugaskan untuk menyiapkan satu buah teks lisan berbahasa Inggris dengan panjang sekitar 250–320 kata.

3. Materi Teks yang Diujikan Siswa dapat memilih satu dari dua jenis teks berikut ini:
- Narrative Text: Siswa bercerita tentang sebuah kisah (imajinatif) dengan alur yang jelas, dari perkenalan tokoh hingga penyelesaian masalah.
- Report Text: Siswa menyampaikan informasi faktual dan sistematis, khususnya mengangkat tema hewan endemik Indonesia. (Sebagai catatan: Teks prosedur atau “cara membuat sesuatu” tidak diujikan lagi karena dinilai terlalu sederhana dan kurang mengasah kedalaman berpikir siswa).
4. Aturan Tampil & Sesi Tanya Jawab Siswa tidak diperbolehkan membawa dan membaca teks secara penuh saat ujian. Namun, siswa diizinkan untuk membawa catatan kecil berisi kata kunci (keywords) untuk membantu alur presentasi. Setelah selesai bercerita, penguji akan memberikan 1-2 pertanyaan sederhana untuk mengecek pemahaman siswa terhadap isi teksnya.
5. Bantuan Teknologi (AI) Diperbolehkan, Namun Ada Syaratnya Pihak sekolah mengizinkan siswa menggunakan Artificial Intelligence (AI) untuk membantu menyusun teks bahasa Inggris. Namun, pemanfaatannya wajib mematuhi aturan berikut:
- Siswa dilarang keras melakukan copy-paste (salin-tempel) tanpa memahami isinya.
- Teks yang dihasilkan AI wajib disesuaikan ulang dengan batas kemampuan berbahasa siswa sendiri.
- Teks wajib diserahkan kepada guru (melalui WhatsApp dan dicetak di kertas A4) sebelum ujian berlangsung sebagai bahan kontrol.

6. Kriteria Penilaian Ujian Agar mencapai Nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75, siswa akan dinilai berdasarkan 4 kriteria utama:
- Isi & Pemahaman (30%): Kesesuaian cerita dan kemampuan menjawab pertanyaan dari guru.
- Pelafalan / Pronunciation (25%): Kejelasan pengucapan kata demi kata agar mudah dipahami.
- Kelancaran / Fluency (25%): Berbicara dengan runtut tanpa banyak jeda atau keraguan.
- Penampilan / Performance (20%): Kepercayaan diri, kontak mata dengan penguji, dan intonasi yang menarik.
Melalui ujian praktik ini, SMP Negeri 1 Kota Serang berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas di atas kertas, tetapi juga berani dan fasih dalam berkomunikasi. Mari kita bersama-sama mendukung putra-putri kita agar dapat mempersiapkan diri dengan baik dan tampil secara maksimal!






