Wednesday, September 18, 2019
Beranda > Berita > Pensi & Bazar 2018

Pensi & Bazar 2018

Salah satu kegiatan yang dinanti-nantikan oleh seluruh siswa adalah ajang Pentas Seni atau Pensi dan Bazar. Pensi merupakan sebuah penampilan seni dalam bentuk seni panggung outdoor. Pensi juga dimaksudkan untuk sekaligus pengambilan nilai praktek pada mata pelajaran Seni Budaya, Bahasa Indonesia, Prakarya. Pada kegiatan ini masing-masing kelas menampilkan kemampuan berakting, berpuisi, solo vokal, ensemble, vokal grup, tari, drama dengan mengusung cerita-cerita rakyat.

Cerita rakyat yang ditampilkan juga beragam mewakili dari beberapa daerah di Indonesia. Penentuannya melalui undian dari beberapa daerah yang ditawarkan. Akhirnya, setiap kelas memperolehnya berdasarkan hasil undian tersebut. Beberapa daerah yang ditampilkan diantaranya, Bali, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Papua dll. Saat pementasan, para siswa juga mengenakan pakaian tradisional dari masing-masing daerah tersebut berikut cerita rakyat dari daerahnya termasuk sinopsis pementasanya lengkap. Selanjutnya, penilaian dilakukan secara langsung di depan panggung dan diberi komentar seusai penampilan.

Bazar sendiri merupakan ajang adu kemampuan kreatifitas siswa pada usaha-usaha ekonomi praktis, yakni usaha kuliner. Sebelumnya, setiap siswa mengajukan proposal bazar kepada guru Prakarya yang kemudian akan diperiksa dan diteliti serta diberi nilai. Setelah proposal itu disetujui, maka kelas bersangkutan dapat melanjutkannya sesuai dengan proposal. Saat bazar berlangsung, masing-masing kelas membuat makanan olahan yang kemudian dijual dilingkungan bazar kepada kelas VII, kelas VIII, kelas IX, guru, Staff TU. Selanjutnya, penilaian dilakukan juga secara langsung oleh guru Prakarya dengan mengunjungi masing-masing lapak kelas, melakukan pengamatan, dan mengajukan beberapa pertanyaan.

Kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua hari) dari Rabu,30 s.d Kamis 31 Oktober 2018, dibuka oleh Bp.Moh.Syukur, selaku Kepala Sekolah dan dilakukan dihalaman sekolah. Penentuan juara serta penilaian merupakan kewenangan dari setiap guru yang terlibat. Sementara itu, juara favorit berdasarkan hasil pengamatan dari adik kelas VII dan kelas VIII. Siswa-siswi kelas ini diberi tugas untuk menjadi penonton yang apresiatif dengan mengisi rubrik penilaian yang disediakan.

Tonton aja videonya jika pingin tau lebih seru!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *