Kabar membanggakan kembali hadir dari SMP Negeri 1 Kota Serang. Tiga siswa terbaik sekolah berhasil lolos ke tingkat Provinsi dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026. Mereka adalah Yunita Luthfiyatul Azizah (8F) untuk bidang IPA, Ganesha Azka Parahita Wilarno (8L) bidang IPA, dan Athara Yudistira Haryanto (8J) bidang IPS.
Pengumuman kelulusan ini disambut penuh haru dan kebahagiaan oleh seluruh keluarga besar SMP Negeri 1 Kota Serang. Ketiganya berhasil melewati seleksi tingkat kota/kabupaten yang dikenal memiliki persaingan ketat dengan soal-soal berstandar tinggi.
Prestasi ini menjadi hasil dari proses panjang yang tidak mudah. Latihan intensif, manajemen waktu, hingga perjuangan memahami materi yang kompleks menjadi bagian penting dari perjalanan mereka.
Perjuangan Panjang Menuju OSN Provinsi
Yunita Luthfiyatul Azizah (8F) mengaku sempat tidak percaya saat mengetahui dirinya lolos ke tingkat Provinsi.
“Aku kaget, terharu, sekaligus senang. Tapi setelah itu aku merasa harus latihan lebih giat lagi supaya bisa lolos lebih jauh,” ujar Yunita.
Selama persiapan, Yunita rutin mengerjakan soal OSN tahun-tahun sebelumnya dan memanfaatkan video pembelajaran di YouTube untuk memperdalam materi. Baginya, konsistensi dan efisiensi waktu menjadi pelajaran terbesar dari OSN.
Ganesha Azka Parahita Wilarno (8L) juga merasakan kebanggaan besar. Lolos OSN tingkat kota bahkan sudah menjadi impiannya sejak sekolah dasar.
“Saya belajar dari materi fondasi kelas 7 dan 8 sampai materi SMA. Setelah paham konsepnya, saya fokus drilling soal,” kata Ganesha.
Menurut Ganesha, perjuangan terberat adalah saat harus memahami materi yang sulit. Namun, ia menyadari bahwa proses tersebut adalah bagian dari perjalanan menuju keberhasilan.
Strategi Belajar dan Mental Juara
Athara Yudistira Haryanto (8J), peraih Juara 1 OSN-K bidang IPS, mengaku hasil pengumuman sempat membuatnya terkejut.
“Saya kaget banget karena awalnya merasa soal-soalnya sulit. Tapi ternyata hasil belajar saya tidak sia-sia,” ujar Athara.
Athara memiliki strategi unik saat mengerjakan soal. Ia memilih untuk tidak mengosongkan satu soal pun, bahkan pada soal yang dirasa sulit.
Menurut Athara, keberanian mengambil keputusan saat ujian sangat membantu. Ia juga belajar bahwa mental pantang menyerah menjadi faktor penting dalam kompetisi akademik.
Ketiga siswa ini sepakat bahwa latihan bersama teman-teman menjadi pengalaman paling berkesan. Diskusi, berbagi cara berpikir, dan saling mendukung membuat proses belajar terasa lebih ringan.
Dukungan Besar dari Sekolah dan Orang Tua
Keberhasilan siswa-siswa ini tidak lepas dari dukungan guru pembina, orang tua, dan lingkungan sekolah. SMP Negeri 1 Kota Serang terus mendorong lahirnya budaya berprestasi melalui pembinaan akademik yang konsisten.
Kepala SMP Negeri 1 Kota Serang, Bohari Muslim, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian luar biasa ini.
“Selamat kepada para siswa yang berhasil lolos ke tingkat Provinsi. Saya mengapresiasi kerja keras para siswa, dedikasi guru pembina dan pelatih, serta dukungan penuh dari orang tua. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus belajar, berjuang, dan menginspirasi teman-teman lainnya.”
Beliau juga berharap keberhasilan ini menjadi energi positif bagi seluruh siswa SMP Negeri 1 Kota Serang agar berani mencoba berbagai kompetisi dan terus mengembangkan potensi terbaiknya.
Perjalanan menuju tingkat Provinsi tentu akan semakin menantang. Namun, semangat ketiga siswa ini menunjukkan bahwa mimpi besar selalu dimulai dari keberanian untuk mencoba. Dengan kerja keras, disiplin, dan dukungan dari banyak pihak, mereka siap melangkah lebih jauh dan membawa kebanggaan bagi SMP Negeri 1 Kota Serang.







Komentar